barusan baca postingan teman soal "giving up". jadi bertanya pada diri sendiri. sejauh manakah saya sudah berusaha? jika dulu belum berusaha, atau kurang usahanya, mungkin kini waktu untuk mengkhatam-kan urusan tersebut. cita-cita adalah masalah pelik layaknya cinta. tak semua orang bisa memberi pendapat, bahkan orang terdekat. sekarang jadi sedikit sadar, ini semua hanya bergantung mood. jika mood sedang biru, maka si jaket biri lah yang teringat. tapi jika sedang me-merah. maka bisa enjoy saja dengan apa yang terjadi. balik ke soal giving up, sepertinya saya sedang meraba, apakah saya menyerah, atau masih berusaha, atau merubah sudut pandang saya.